Cara Membuat Dempul Kayu Sendiri dan Kekurangannya

  • By Biovarnish - 25 Juli 2026 - 08:38:54

 

Dempul kayu adalah bahan yang digunakan untuk meratakan permukaan kayu sebelum proses finishing dimulai. Fungsinya menutup lubang paku, retakan, sambungan yang kurang rapat, hingga cacat tekstur pada permukaan kayu.

Selain menggunakan produk dempul siap pakai, tidak sedikit tukang kayu yang memilih membuat dempul sendiri dari campuran serbuk kayu dan lem. Bahannya mudah ditemukan karena serbuk kayu sudah tersedia sebagai sisa proses pengamplasan atau gergajian. Namun hasilnya tentu punya keterbatasan yang tidak bisa menggantikan produk dempul kayu khusus.

Bahan yang Dibutuhkan


Sebelum mulai membuat dempul, siapkan bahan dan alat berikut ini.

  • Serbuk kayu halus

  • Lem

  • Wadah plastik

  • Pengaduk

  • Kape atau scraper

  • Saringan halus

  • Kain lap


Sebaiknya gunakan serbuk yang halus. Serbuk yang halus lebih mudah menyatu dengan lem dan menghasilkan tekstur dempul yang lebih rapat. Gunakan juga serbuk dari jenis kayu yang sama dengan permukaan yang dikerjakan agar warna tambalan lebih mendekati warna asli kayu.

Pastikan serbuk bersih dari pasir, minyak, atau serpihan logam. Kotoran yang ikut tercampur bisa melemahkan daya rekat dan sulit diratakan.

Cara Membuat Dempul dari Serbuk Kayu dan Lem


Prosesnya memang lebih rumit dibanding menggunakan dempul kayu siap pakai. Berikut panduan yang bisa dicoba:

  1. Saring serbuk kayu menggunakan saringan halus. Pisahkan serpihan yang terlalu besar karena bisa membuat tekstur dempul menjadi kasar.

  2. Masukkan serbuk ke dalam wadah, lalu tambahkan lem sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Hindari menuangkan lem langsung dalam jumlah banyak.

  3. Aduk hingga adonan berubah menjadi pasta yang padat. Adonan yang baik cukup lengket, mudah diambil dengan kape, dan tidak menetes saat diaplikasikan. Jika masih terlalu kering dan mudah pecah, tambahkan sedikit lem. Sebaliknya, tambahkan serbuk kayu jika campuran terlalu encer.

  4. Setelah adonan siap, segera gunakan sebelum lem mulai mengering.


Cara Mengaplikasikan Dempul Buatan Sendiri


Sebelum dempul diaplikasikan, pastikan permukaan kayu sudah benar-benar bersih dan sudah diamplas. Permukaan yang kotor akan membuat dempul tidak menempel dengan baik.

  1. Bersihkan lubang atau retakan dari debu, serat lepas, dan bagian kayu yang sudah rapuh.

  2. Ambil dempul menggunakan kape, lalu tekan masuk ke dalam lubang. Pastikan campuran mengisi seluruh celah, bukan hanya menutup bagian permukaannya, agar tidak terbentuk rongga udara di dalam.

  3. Tunggu hingga dempul kering sempurna sebelum diamplas. Jika bagian dalamnya masih lunak, tambalan bisa terangkat.

  4. Amplas dengan nomor 240. Lakukan searah serat kayu agar tidak meninggalkan goresan.


Kekurangan Dempul Buatan Sendiri


Dempul dari serbuk kayu punya beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih cara ini. Berikut beberapa keterbatasannya:

Sulit diamplas


Lem yang sudah kering sangat keras dan sulit diamplas, sering kali hasil amplasan terasa tidak rata dan kasar.

Menyusut atau ambles


Hasil campuran lem dengan serbuk kayu juga berisiko ambles dan kurang optimal dalam mengisi lubang.

Warna bisa belang


Lem punya warna yang berbeda dari warna asli kayu, hasilnya jadi tampak belang dan mempengaruhi hasil finishing. Sebaliknya, jika memakai dempul kayu siap pakai punya pilihan warna sesuai jenis kayu. Misal, Biopaint Wood Filler warna jati dan Biopaint Wood Filler warna ramin.

Kualitas adonan tidak konsisten


Takaran yang dibuat secara manual membuat setiap batch bisa menghasilkan kualitas yang berbeda.

Kurang praktis


Prosesnya lebih lama dan tidak praktis, belum lagi hasilnya belum tentu sesuai.
Baca juga : Dempul Kayu Kuat ala Biopaint Wood Filler

Gunakan Dempul Kayu Siap Pakai Biopaint Wood Filler


Biopaint Wood Filler tetap lebih praktis dibanding membuat campuran sendiri. Berikut beberapa keunggulannya:

  • Pasta siap pakai, praktis, menghemat tenaga dan waktu finishing

  • Mudah diamplas, tidak alot, amplas nomor 240 sudah cukup untuk meratakannya

  • Hasil tambalan lebih seragam dengan warna kayu

  • Hasil amplasan tidak menggulung


Cara pakainya mudah yaitu:

Gunakan Biopaint Wood Filler untuk mengisi pori dan menghasilkan finishing close pore. Tambahkan sedikit air, aduk sampai rata. Aplikasikan ke seluruh permukaan kayu menggunakan kape. Tunggu kering, lalu amplas dengan nomor 240.

Untuk menutup lubang, gunakan Biopaint Wood Filler yang dicampur dengan serbuk kayu agar volumenya lebih banyak dan hasil tambalannya lebih padat. Jika lubangnya sangat besar, kombinasikan dengan pasak kayu terlebih dahulu untuk mengisi bagian dalamnya, baru tutup permukaannya dengan Biopaint Wood Filler.

Meskipun sebagian orang memilih membuat dempul kayu sendiri, dempul kayu siap pakai tetap lebih direkomendasikan. Untuk pemesanan Biopaint Wood Filler dan informasi lebih lengkap mengenai produk, silakan klik banner di bawah ini.


Chat via WhatsApp